Pemerintah Tak Jantan Umumkan Hasil Ujian Nasional 2008

Pengumuman ujian nasional 2008 telah berlalu beberapa hari. Namun, hingga saat ini pemerintah belum mengumumkan secara resmi hasil UN 2008. Tingkat kelulusan siswa SMA/SMK secara nasional belum diketahui hingga saat ini. Yang ada hanya tingkat kelulusan di tingkat provinsi, kabupaten/kota, dan sekolah.

Mendiknas, Bambang Soedibyo dan satu kesempatan yang diliput media menyampaikan bahwa pihaknya tidak memiliki kompetensi untuk mengumumkan hasil UN 2008. Ia lantas menunjuk BNSP sebagai pihak yang berkompoten untuk mengumumkan ujian nasional.

Muncul satu pertanyaan, kok pemerintah tidak secara jantan mengumumkan hasil UN kali ini. Kalau itu kompetensi BNSP, mengapa lembaga itu tak mengumumkannnya. Begitu juga dengan Diknas dalam hal ini mendiknas) yang begitu tertutup tak mau buka mulut tentang hasil UN. Suatu hal yang mustahil jika Mendiknas tak mengetahui hasil UN 2008.

Keengganan mereka mengumumkan hasil, kemungkinan besar karena tingkat ketidaklulusan SMA/SMK yang tinggi. Diprediksi persentase jumlah siswa yang tidak lulus kali ini lebih rendah dibandingkan dengan tahun lalu.

Pemerintah atau BNSP enggan mengumumkan karena tak ingin mendapat kecaman dari berbagai pihak. Mereka juga tidak mau dikatakan gagal. Sebab dalam beberapa kesempatan, mereka menunjukkan kepercayaan diri bahwa hasil UN akan kemuaskan.

Jika persentase ketidaklulusan tinggi, mereka akan kembali memperoleh desakan untuk meniadakan Ujian Nasional. Hal inilah yang tidak diinginkan pemerintah karena masih saja terus berniat melanggengkan UN dan menambah daftar siswa yang tidak lulus dari tahun ke tahun.

Sampai kapan mereka akan menyembunyikan hasil UN?

 

Iklan

Aduh,… IPA Bikin Was-was dalam Ujian Nasional!

Ujian Nasional 2008 tinggal menghitung hari. Minggu depan, siswa SMA sudah berhadapan dengan ujian. Segala daya dan upaya telah di lakukan. Try out hingga berkali-kali, bimbingan belajar intensif, dan tambahan jam belajar telah dilakukan. Doa-doa ampuh yang diyakini dapat membantu meluluskan juga sudah dipanjatkan. Nah…apakah itu berarti predikat lulus akan juga segera diraih selepas ujian. Tunggu dulu! Inilah masalahnya! Meskipun berbagai usaha sudah dikerahkan, rasa was-was tetap ada. “Lulus..tidak…lulus…tidak..!” itu yang ada di kepala sejumlah siswa saat ini dan tidak menutup kemungkinan akan menghantui hingga beberapa waktu mendatang. Baca lebih lanjut

Dag…Dig…Dug…Jelang Ujian Nasional

Ujian Nasional sudah di depan  mata. Siswa SMA, ujian nasional sisa tiga hari hari. Saat ini, merupakan saat terakhir sebelum bertempur pada medan UN. Ya.. mungkin jantung Anda sudah berbunyi dag…dig…dug…. Untuk itu, hal yang lebih penting dilakukan dalam sisa waktu yang singkat ini adalah: Baca lebih lanjut

Enam Modus Kecurangan dalam Ujian Nasional!

Syarat kelulusan Ujian Nasional yang dianggap berat oleh banyak orang kadang kala membuat sebagian dari mereka melakukan tindakan tidak terpuji. Keinginan untuk lulus atau meluluskan siswa dilakukan dengan cara-cara yang salah, salah satunya dengan berbuat curang pada saat pelaksanaan ujian nasional. Kita masih bisa mengingat dengan baik, betapa kecurangan dalam UN di beberapa daerah tahun lalu yang berbuntut panjang. Pemecatan, saling gugat, dan lainnya.

Kecurangan dalam ujian disinyalir tidak hanya dilakukan oleh siswa, tetapi juga kerap melibatkan oknum tidak bertanggung jawab lainnya. Beredarnya kunci jawaban melalui SMS misalnya, tentu hal ini tidak dapat dilakukan oleh siswa saja. Mereka tentu mendapat SMS dari orang luar, mungkin guru, mungkin pula pembimbing dari les privat, dan lainnya.

Lulus UN pasti menjadi dambaan setiap orang, baik siswa guru, dan juga orang tua. Tetapi, menghalalkan segala cara dan berbuat curang tidak akan membawa berkah bagi pelakunya. Oleh karena itu, menghadapi UN 2008 ini, mari kita berteriak dengan sekeras-kerasnya “Stop Kecurangan dalam UN Sekarang Juga!”.

Dari pengalaman, pengamatan, dan berbagai sumber bacaan beberapa motif kecurangan yang kerap dilakukan dalam ujian. Hal-hal berikut patut diwaspadai oleh rakan-rekan yang melakukan pengawasan UN mendatang. Baca lebih lanjut

25 Kiat yang Harus Anda Ketahui Agar Dapat Lulus Ujian Nasional

Kelulusan dalam ujian nasional tidak hanya ditentukan kesiapan dan kesigapan kita menjawab soal-soal ujian dalam waktu 120 menit. Butuh waktu dan persiapan mantap untuk dapat lulus dengan hasil terbaik . Dalam tulisan, penulis menyajikan tips persiapan dan juga tips menghadapi ujian di hari H. Kedua puluh lima langkah yang dituliskan berikut merupakan tips yang dapat Anda pratikkan denganmudah. Tips tersebut sebagian merupakan hal-hal sederhana yang kadang kala dilupakan. Langkah-langkah persiapan ujian ini dibagi menjadi 3 tahap sebagai berikut. Baca lebih lanjut

Memahami Materi-Materi yang Diujikan dalam Ujian Nasional

Selama ini soal-soal ujian nasional dengan mudah bisa kita temukan melalui buku dan internet. Namun, memahami materi-materi yang diujikan juga penting, karena soal bisa saja berubah tetapi tetap berasal materi pokok yang sama. Dengan dasar penguasaan materi yang kuat, soal dengan berbagai variasi masih dapat di jawab dengan benar. Jadi, menguasai materi merupakan hal dasar dan paling penting.

Berikut disajikan materi-materi yang pernah diujikan dalam ujian nasional tiga tahun terakhir. Analisis materi ini dibuat berdasarkan soal UN tahun 2005, 2006, dan 2007. Melalui analisis ini, siswa dan guru dapar memperkuat penguasaan materi ujian dengan memanfaatkan berbagai literatur. Urutan materi dalam analisis ini dibuat berdasarkan nomor soal dalam ujian nasional.  Baca lebih lanjut

Bocoran Soal Ujian Nasional 2008

Ujian Nasional sudah di depan mata. Kini, siswa, guru, dan orang tua telah berada di detik-detik akhir persiapan UN.Untuk dapat lulus, waktu yang singkat ini harus betul-betul diefektifkan. Efektif dalam arti (1) memanfaatkan semaksimal mungkin untuk melakukan persiapan dengan belajar , (2) tidak membuang waktu untuk hal yang tidak berguna, dan (3) yang paling utama, pelajaran yang dipelari memiliki peluang besar untuk muncul sebagai soal yang diujikan dan UN.

Dalam tulisan ini, penulis menyajikan materi-materi pelajaran yang memiliki peluang besar untuk muncul sebagai soal UN, khususnya mata pelajaran Bahasa Indonesia SMP. Materi-materi tersebut diperoleh berdasarkan analisis materi soal-soal UN tiga tahun terakhir (2005 – 2005). Berdasarkan analisis, terdapat sejumlah soal yang muncul secara berulang-berulang. Hal ini tentu saja wajar, mengingat kurikulum yang diberlakukan dalam kurun waktu tersebut kurang lebih sama.

Dari analisis tersebut, diperoleh kesimpulan bahwa tingkat perulangan kemunculan soal di tahun berikutnya sangat tinggi. Dalam soal UN Bahasa Indonesia tahun 2006 yang lalu, terdapat 21 materi yang sama dengan tahun 2005. Jika dipresentasikan, perulangan soal tersebut mencapai 42 %. Tingkat perulangan materi soal UN yang lebih tinggi terjadi pada tahun lalu (2007), dari analisis yang dilakukan terdapat  27 materi (soal) yang berulang dari tahun berikutnya atau mencapai 54 %. Sementara, materi soal tahun 2005 yang muncul di tahun 2007 berjumlah 23 item (46 %). Baca lebih lanjut