Tak Sabar untuk “Sebuah Penantian”

Beberapa hari terakhir ini, perbincangan tentang film My Hope Indonesia yang katanya berganti judul menjadi Sebuah Penantian begitu ramai di email, milist, maupun pesan short message service. Tanggapan yang begitu ramai bermula ketika informasi tentang film tersebut akan ditayangkan bersama di berbagai TV Swasta.

 …. serentak di RCTI, TransTV, TVRI dengan judul ”My Hope Indonesia” diganti menjadi ”Sebuah Penantian”. Di India pernah diputar dengan judul yang sama dan berhasil menghipnotis jutaan penduduknya….

sebuah-penantian.jpg

Begitu bunyi potongan pesan yang terkirim ke hand phone salah seorang rekan yang sempat saya intip. Saya sendiri tidak memperoleh pesan tersebut. Isi pesan yang menyiratkan kekuatan begitu dahsyat dari film ini yang konon katanya mampu mempengaruhi jutaan penduduk India menimbulkan rasa penasaran yang begitu dalam. Rasanya ingin segera tiba pada jadwal tayang dan berhadapan dengan TV menyaksikannya. Seperti apa sih?

Menyaksikannya terlebih dahulu dan mendalami isi pesan film kemudian memberikan analisis, komentar, hingga prediksi rasanya menjadi pilihan yang lebih arif. Bagaimana mungkin kita memberikan tanggapan dan penilaian sementara filmnya sendiri belum pernah disaksikan. Kebiasaan untuk larut dan turut serta memberikan analisa berdasarkan isu yang miskin data harus diminimalkan agar kita kita terhindar dari analisis konyol ataupun tidak berdasar. Hal ini mutlakh dibutuhkan, tidak hanya dalam konteks isu film My Hope Indonesia.

Siapapun diri kita, saya setuju bahwa mestinya waspada atas segala hal yang mengancam eksistensi kita.  Tetapi, di lain pihak kewaspadaan itu tidak boleh sampai menempatkan kita menjadi paranoid  dan reaktif. “Jangan mudah terpancing”, itu salah satu pesan bijak dalam menghadapi isu sensitif. Mengapa? Karena bisa jadi, mereka (baca; penyebar isu) memang sengaja memancing untuk melihat respon yang kita berikan, ujian atas kesabaran, pancingan bagi kita yang bisa berbahaya jika ditanggapi berlebihan, atau upaya meraih keuntungan pihak tertentu. Bisa dibayangkan betapa banyak SMS yang terkirim. Yang memperoleh keuntungan, sudah pasti penyedia jasa SMS tadi.

Himbauan “Matikan TV selama acara belangsung” layak untuk dipertimbangkan kembali. Sikap apriori tercermin jelas dari himbauan ini. Mematikan TV menggiring kita untuk bersikap tidak mau tahu. 

“Mari menyalakan TV agar kita betul-betul tahu masalahnya”.

6 Tanggapan

  1. Spakat bozz….pesan2 itu rajin skali mnyambangiku…smoga filmx bagus…*film ini sdh menghabiskan pulsa n resources beberapa orang*…he5x

  2. saya juga mendapat pesan seperti itu. sempat penasaran sih, soalnya belum pernah liat filmnya. mudah-mudahan pesan itu bukan taktik dari produsernya sendiri supaya org penasan pingin nonton filmnya.

  3. iye, sa sepakat pak Guru
    sayang sekali masih banyak saudara kita yg terlalu paranoid, takut iman nya terganggu. mereka mungkin lupa kalo pernah ada sabda Rasulullah SAW ttg hikmah, “hikmah adalah milik muslim yang tercecer. Karena itu, kalau anda menemuinya pungutlah dia, walaupun keluar dari mulut seorang munafiq atau pelacur!”

    Artinya apa, mari kita simak semua fenomena di dunia ini, entah itu sejalan atau bertentangan dengan pemahaman kita. Bukan untuk diserap mentah2, tapi dipelajari siapa tahu ada himah tersembunyi dibaliknya.

    Sebenarnya, Sa pengen sekali nonton tempo hari acara ini, tp sayang karena ada acara lain jadi ndak bisa menyimak. Istriku yang menontonnya, katanya biasa-biasa aja tuh filemnya. Nothing special buat dia.

  4. ternyata masih banyak orang2 pandai yang mau menerima pembodohan sehingga mereka membenci umat lain yang belum tentu berniat jahat..

    hendaknya kita berfikir dewasa..
    mengapa harus takut klo cuma sekadar nonton film..

  5. Menurut pendapat saya FTV Sebuah Penantian hanya sebuah film yang berisi pertobatan seseorang dari jalannya yang tidak berkenan di mata Tuhan. Dan kita sebagai manusia harus dapat mengampuni yang bersalah kepada kita, seperti Tuhan pun mengampuni kesalahan kita.

    Saya ingin luruskan mengenai agama Kristen/Katolik/Protestan. Tidak ada satu agamapun yang dapat menyelamatkan. Hanya, Dia, Tuhan Pencipta langit dan bumi yang dapat menyelamatkan kita.Dan di dalam Dia ada keselamatan.

    Tidak ada seorangpun yang tidak berdosa. Oleh karena kasih Allah atas dunia ini, sehingga Dia memberikan Putra-Nya yang tunggal ( Yesus Kristus ) untuk mati di kayu salib, dan oleh pengorbanan-Nya di kayu salib dosa-dosa kita diampuni.

    Allah Bapa (1), Allah Putra ( Yesus / Isa ) (2), dan Allah Roh Kudus (3) adalah pribadi yang sama, yang (1)Mencipta, (2)ber-Firman, dan (3) Mewahyukan/Memberi pengertian.
    Jadi jangan diartikan bahwa umat Kristiani/Nasrani memiliki 3 Tuhan.
    Dalam Alkitab(berisi Firman Tuhan) kami, ada 10 perintah Allah yang diberikan kepada Musa : “Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku” ( Kitab Keluaran 20 ayat 3)
    allah = illah ( selain Tuhan )
    Jadi kami juga menentang penyembahan berhala kepada illah.

    Namun Tuhan Yesus berfirman dalam Yohanes 14 Ayat 6 : ” Akulah Jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.'”

    Setahu saya, Alquran sendiri juga memuat mengenai Yesus/Isa.
    Pada saat Malaikat Gabriel (Jibril) menampakkan diri kepada Maria/Maryam dan menyatakan bahwa Maria mengandung meskipun dia belum bersuami, dalam Alquran dinyatakan bahwa yang dikandung oleh Maria adalah berasal dari Roh Allah.
    (bisa dicek kebenarannya dalam Kitab Maryam/An-Nisa ?)

    Adakah nabi dari jamannya Abraham sampai sekarang yang dikandung tanpa proses pembuahan ?
    Hal ini pasti kebenarannya karena termuat dalam Injil (Alkitab) dan bahkan Alquran.

    Begitu pula dengan Kisah Abraham dan Sara. Juga termuat dalam Alkitab dan Alquran.
    Sara sudah mati haid, namun ternyata Tuhan menepati janji-Nya untuk memberikan keturunan pada Abraham. Bahkan ketika Sara ragu dan tertawa tentang janji keturunan dari rahimnya, Tuhan berfirman, “Adakah sesuatu yang mustahil bagi Tuhan ?”

    Posting ini bukan untuk suatu perbantahan atau pertentangan, namun mari kita berdoa agar Tuhan memberikan hikmat, dan wahyu-Nya agar hati dan pikiran kita terbuka, untuk menerima kebenaran Firman Tuhan ( yang berasal dari Allah yang Esa, pencipta langit, bumi dan segala isinya )

    ” Carilah Kerajaan Allah dan segala kebenaranNya, maka segala sesuatu akan ditambahkan kepadamu ”

    Tuhan memberkati kita semua. Amin.

  6. harap cek versi bahasa inggris An-Nissa 9 : 157

    [158] Nay, Allah raised him up unto Himself; and Allah is Exalted in Power, Wise.

    [158] Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

    Pada versi bahasa Inggris, “Allah raised him up unto Himself ”
    Himself bukan Him, karena :

    Maryam 17
    17] She placed a screen (to screen herself) from them; then We sent to her Our angel, and he appeared before her as a man in all respects.

    terjemahan bahasa Indonesianya :
    17] maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus
    roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna.

    Perhatikan versi bahasa Inggrisnya :
    We = Himself, Roh Allah yang tinggal pada Isa / Yesus

    Maryam 19 & 21:
    19] Ia (Jibril) berkata: “Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci”.

    Perhatikan kata : yang suci.

    19] He said: “Nay, I am only a Messenger from thy Lord, (to announce) to thee the gift of a holy son.”

    Adakah anak dilahirkan tanpa Ayah ?
    Hanya Yesus / Isa !! Dan Dia dinyatakan suci !! ( oleh Allah melalui perantaraan malaikat Gabriel / Jibril )

    Maryam 21 :
    21] He said: “So (it will be): thy Lord saith, ‘That is easy for Me: and (We wish) to appoint him as a Sign unto men and a Mercy from Us’: it is matter (so) decreed

    21] Jibril berkata: “Demikianlah. Tuhanmu berfirman: “Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan.”

    Perhatikan !!
    “Hal itu adalah mudah bagiKu ( Allah yg berfirman !!)”

    “.. dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; ”

    Perhatikan kata Kami !!
    ( Tuhan berfirman !! bukan malaikat Jibril. Dia hanya menyampaikan Firman Tuhan !! )
    Kami = Menunjukkan kesatuan dengan Yesus / Isa = Roh Allah sebagai satu kesatuan.

    Perhatikan juga kata Mercy !! yang berarti PENGAMPUNAN. ( diterjemahkan dengan rahmat dalam versi bahasa Indonesia )

    “Jika engkau sudah mengetahui kebenaran, Jangan keraskan hatimu”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: