Blogger, Waspada Amarah Istri/Suami!

Blogger, itulah sebutan bagi para pengelola blog. Jumlahnya bertambah semakin pesat dari tahun ke tahun. Saat ini sekitar 88 juta orang dari seluruh dunia telah memiliki blog. Bayangkan! Jumlah ini sekitar 40 persen dari jumlah penduduk kita saat ini. Sekitar 130-an ribu diantaranya dikelola blogger  Indonesia. Bahkan dalam setiap detik diestimasi lahir pula satu blog. Angka-angka ini fenomenal, apalagi jika dibandingkan dengan data Maret 2005, jumlah bloger baru sekitar  7,8 juta di seluruh jagad raya ini  (Kompas, 2 November 2007).

Kini blog tumbuh pesat bak jamur di musim hujan.Blog kini berkembang sebagai trend baru. Ada kebahagian tersendiri bagi para sebagian besar orang ketika berhasil mengelola blog. Sebaliknya, jika belum memiliki blog, rasanya belum gaul dan  ketinggalan zaman. Mengelola blog sudah pasti mendatangkan konsekuensi tersendiri, paling tidak harus meluangkan waktu lebih banyak nonkrong di depan internet. Sehingga menjadi pengelola blog pun memiliki plus dan minus.

Penulis mengidentifikasi beberapa nilai plus menjadi blogger.Nilai positif yang dapat diperoleh dengan menjadi blogger.

1.      Mengembangkan keterampilan menulis

Blog yang bagus sudah pasti yang selalu ter-update. Nah..untuk terus menampilkan tulisan, seorang blogger harus memiliki sense dan keterampilan menulis yang berada di atas rata-rata. Dengan terus meng-update blog, keterampilan menulis blogger akan terus berkembang pula.

2.      Mengembangkan imajinasi dan kreativitas

Di dalam blog apa saja bisa ditulis sehingga hal akan mengasah ketajaman blogger untuk melihat berbagai fenomena. Puisi, cerpen, ungkapan perasaan hingga kritikan kebijakan pemerintah, semuanya dapat ditemukan diblog.

3.      Memperluas jaringan

Melalui interaksi antara penulis dan pembaca di dalam tulisan, bloger dapat semakin melebarkan sayap untuk mengembangkan jaringan. Pergaulan semakin luas dengan berbagai kalangan.

4.      Dikenal banyak orang

Pembaca blog yang tanpa batas membuat bloger dikenal banyak orang. Bahkan tidak jarang interaksi dengan teman lama dimulai kembali dari blog, seperti t eman sekolah, kenalan waktu kuliah, guru dan dosen sampai mantan pacar.

5.      Membuat prasasti sejarah untuk diri sendiri dan orang lain

Dengan memuat tulisan dari peristiwa di sekitar kita, seorang bloger telah membuat prasasti sejarah yang dapat dinikmati anak cucu kelak.

6.      Beramal dengan membantu orang lain

Tulisan-tulisan yang dimuat bloger dapat menjadi referensi bagi siapa saja yang membutuhkan. Mahasiswa yang sedang menyusun tugas kuliah, siswa yang ditugasi guru, dan sebagainya. Mereka dapat meng-copy paste, dan tugas selesai dalam waktu cepat. He..tentu ini tidak baik kan! Namun, bagi bloger dengan menyediakan tulisan yang membantu mereka, sudah tentu menjadi amalan pribadi.

Dari sekian manfaat yang diberikan, menjadi bloger juga memiliki risiko.

1.      Dimarahi istri atau suami

Nonkrong didepan komputer dapat membuat seorang lupa akan waktu. Lupa istri/suami hingga anak-anak. Urusan keluarga tidak bisa jalan. Istri tak diperhatikan, anak tidak terurus. Kecintaan kepada komputer  lebih menonjol ketimbang istri/suami. Komputer malah yang lebih banyak ‘dielus’.  Kalau begini, hati-hati kemurkaan istri/suami. Blogger harus pandai-pandai mengatur waktu.

2.      Uang kantong terkuras

Ini utamanya berlaku bagi blogger yang memanfaatkan warung internet untuk jaringan internet. Semakin sering ke warnet, semakin cepat isi dompet terkuras. Solusi mengatasinya bekerjalah pada instansi yang menyediakan jaringan internet bebas dan gratis. Enak kan?

3.      Mencurahkan banyak waktu

Membuat tulisan dan mengupdate ke blog memberikan konsekuensi waktu. Waktu ekstra harus lebih banyak disiapkan.

4.      Dimarahi bos

Keasyikan mengelola blog bisa membuat pekerjaan utama terbengkalai. Pekerjaan kantor tidak beres. Kalau begini bos bisa marah dan kita bisa celaka. Solusinya cuma mengatur pekerjaan dan mencuri hati bos. Kalau perlu ajak juga bos jadi bloger hingga sama-sama terkuras waktunya. Nah, kalau pekerjaan sama-sama terbengkalai, jadi tidak bisa sudah bisa saling memarahi. Kalo berani! He..he..ini tips licik namanya.

5.      Rawan selingkuh

Hati-hati..! Jaringan yang luas tak terbatas bisa mengakibatkan pasangan yang tidak setia untuk berbuat serong! Kalau ada yang begitu, wah keterlaluan!

6.      Kelelahan

Nongkron berjam-jam di depan komputer akan membuat stamina tubuh menurun. Apalagi bagi mereka yang nonkrong hingga larut malam menulis atau mem-posting.  Mengelola blog sudah pasti membutuhkan talenta, kreativitas, dan komitmen pribadi. Sudah bukan rahasia jika banyak orang merasa tidak mampu menuangkan ide dalam tulisan meskipun hebat dalam berceloteh.

Nah, penulis mengidentifikasi orang-orang yang berpotensi menjadi bloger hebat. Siapa saja mereka?

1.      Wartawan dan  penulis

Mereka ini termasuk golongan orang mudah melahirkan tulisan dan berpotensi menjadi bloger. Di tanah air para blogger hebat banyak yang lahir dari profesi ini, bahkan ada yang sudah menjadikannya sebagai profesi. Sebutlah Budi Putra yang mantan wartawan Majalah Tempo kini mengelola www.asiablogging.com.

2.      Mereka yang rajin menulis surat cinta di masa muda

Menulis surat cinta di masa muda bukan tak mungkin akan memberi manfaat bagi blogger. Jiwa romantis yang terungkap melalui tulisan akan membuat ide dan gagasan mengalir. Pembaca juga cukup banyak menyenangi tulisan demikian, termasuk penulis puisi dan cerpen.

3.      Siapa saja yang mau dan berani

Dua kelompok di atas bukanlah faktor penentu. Sesungguhnya potensi menjadi blogger menjadi milik bagi siapa saja yang memiliki kemauan dan keberanian. Mereka yang memiliki niat dan keberanian memulai pasti akan  menjadi blogger. Nah, tunggu apa lagi?

3 Tanggapan

  1. wah hebat nih saya juga tertarik untuk pandai menulis? bantu donk trik efektif jadi penulis handal !

  2. Lam kenal pak Sultan. memang iya pak kalau ingin mendapatkan sesuatu harus berkorban

  3. Salam kenal pak. Trims atas tipsnya. mohon spiritnya juga supaya saya ikut awet ngblog, salam Ys.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: